Di sisi lain yuan China terbliang stabil setelah adanya laporan bahwa prospek ekonomi Tiongkok diperkirakan lebih baik dari yang diperkirakan.
Para pelaku pasar saat ini tengah menunggu keputusan Federal Reserve setelah pada pertemuan terakhirnya mulai mengadopsi langkah yang lebih akomodatis terkait inflasi.
Aksi beli para pelaku pasar juga mencerminkan bahwa pasar saat ini tengah mengantisipasi pergerakan lanjutkan ketika bank sentral AS tersebut dapat melemahkan nilai dolar AS dengan menggunakan stimulus lebih lanjut, meski penguatan yen saat ini masih terbatas.
Pasangan USD/JPY turun ke level 105.26 pada sesi perdagangan sebelumnya, level tertinggi dalam 2 minggu terakhir untuk yen erhadap dolar AS. Terhadap beberapa mata uang utama lainnya, dolar sedikit mencoba mengkoreksi nilai tukar setelah mengalami perlemahan dalam 2 hari terakhir sejak awal pekan ini.
Pasangan AUD/USD turun tipis 0,1% menjadi 0.7294 dan EUR/USD ke level 1.1837.
Sementara itu, sterling mencoba menjauhi level terendah 3 minggu setelah data yang menunjukan pertumbuhan tenaga kerja dirilis lebih kuat dari yang diperkirakan.
Pasangan GBP/USD naik tipis ke level 1.2877.
Pertemuan FOMC diperkirakan memberikan sedikit “dorongan” terhadap beberapa pasangan mata uang utama hari ini, yang dijadwalkan pada 01:00 WIB dini hari nanti, disusul dengan konferensi pers FED setelahnya.

EmoticonEmoticon